Jumat, 31 Desember 2010

2011

Happy New Year!
Okay, it's still more than an hour to go :p

Well, 2011.
It's gonna be another crazy year of my life. :|

2011, seperti ya dan tidak.

Yeah, I'm excited, karena aku yakin pasti banyak kejutan hidup menunggu di tahun baru ini.
But no, no way, I'm pretty sad, time flies so fast.
Bentar lagi udah SMA, and I'm really gonna miss my friends :( especially Abbey and Clara.

Yah, tapi seperti apa yang aku bilang tadi, time flies so fast.
Whether you're ready or not, waktu itu tetap aja berjalan.
Kita, mau nggak mau, siap nggak siap, memang harus siap dan berjalan maju.

Hadapi saja apa yang ada di depan sana.
Aku, mungkin dengan langkah terseok-seok, akan terus maju.. karena aku tahu perjalanan ini nggak akan pernah sia-sia sedetik pun.

What about you? :)

Btw, kalau bicara tentang resolusi tahun 2011, aku sih cuma punya 3 aja.
Here they are:

MY RESOLUTION

1. Publish my novel
2. Get good scores for my Petra test and UNAS

And here's the most spectacular thing...
3. NYOBAIN SEMUA MAKANAN DI KANTIN SEBELUM AKU LULUS!
Nyehehehe, yeah! >:D


Btw (again), I'm going to Malaysia tomorrow.
My family plus my grandma and cousin! :D
Woohoo, it's gonna be so super!
Hahahaha.

Have a great new year, everyone!
Xoxoxo.

Kamis, 30 Desember 2010

100 Words = 1 Step

Hari ini aku kembali sadar, betapa gilanya hidup ini.
Hidup ini, perjalanan yang aneh tapi nyata, tak bisa diprediksi, menyimpan misteri-misteri terselubung, menantang kita hari demi hari.

Ya, seperti hari ini.

Jauh sebelum hari ini tiba, aku sudah lama menunggu.
Jantung berdebar tak karuan menunggu bintang segera lengser dari kedudukannya, berganti mentari.
Namun, kala itu bukan saatnya.

Hari berganti hari, bisa dikatakan aku sudah (hampir) lupa.
Malam kemarin, sempat terlintas di otakku, menyadari kalau besok sudah hari Kamis.
Ternyata hari memang seakan beranjak lebih cepat bila ia tak dinanti.

Pagi ini, tepat setelah aku membuka mataku, aku langsung turun memburu koran.
Bukannya ingat tentang hal yang terlintas di otakku kemarin, tapi aku langsung memburu berita tentang pertandingan Indonesia vs Malaysia tadi malam.

Sayang, koran itu lenyap sudah dibawa papa -__- hahaha.
Oooookay.

Tak lama, kakakku datang, menanyakan hal itu.
Hal yang mengingatkanku padanya.

"Nggak tahu, sih, kayaknya korannya dibawa papa ke kantor," ujarnya lantas beranjak ke kamar. Namun ia berhenti sebentar, menatapku lurus-lurus. "Oh ya, kamu masih ngirim-ngirim ke sana ta?"

"Hah? Nggak," jawabku spontan. Memang tidak. Maksudku, terakhir kali aku mengirim artikel itu adalah seminggu yang lalu, dan semenjak itu aku sudah lupa.

"Oh?" Ia memiringkan kepalanya. "Soalnya tulisanmu masuk."

Dan setelah itu, aku, dengan segala kejayusan itu, hanya ber-"Hah? Hah?" ria.

Ternyata Tuhan menjawab.
Memang hanya 100 kata, sesimple itu, tapi artikel pendek itu membuatku sadar kalau Tuhan ada di sini, mendengar doa-doaku, dan menunggu waktu yang tepat untuk menjawab.

Btw, you *pointing him :D*, thank you for the support! :)
Meski awalnya nggak secara langsung -__- hehe.
Cuma, asal tahu aja, statusnya Mr masuk Top News, jadi aku bisa baca hahahaha.
Big thanks. ;)


P.S: KORANNYA PAPA KETINGGALAN DI KANTOR. -___- Jadi, yeah, honestly aku memang belum liat, bahkan pegang koran itu secara langsung. Ha-ha. Misteri hidup.

Rabu, 29 Desember 2010

GARUDA FIGHTS BACK

Fight, Indonesia! :D
NOTHING IS IMPOSSIBLE!



Yeah!
INDONESIAN RANGERS!

Sabtu, 25 Desember 2010

Christmas Wishes

Merry Christmas, People!

So, here are my 5 Christmas wishes:

1. Publish my writings :)
2. Pass my SHS test!
3. Best moments with my JHS friends before I leave.
4. Family and friends in my life.. FOREVER.

Last but not least...
5. Indonesia wins the AFF Cup!



GO INDONESIA!

Jumat, 24 Desember 2010

Writing

"Writing is a discovery.
Get lost in your own story."


-Raditya Dika

Kamis, 23 Desember 2010

Semalam

Kemarin malam aku tak kunjung terlelap.
Memikirkan hari ini, berdoa dalam hati, agar apa pun yang terjadi, aku tak akan menyerah...
Seluruh kemungkinan merajalela dalam lingkup kepala yang sempit ini, hingga akhirnya, aku berhasil tenggelam dalam alam mimpi.

Ya, alam mimpi.
Semuanya berlanjut di mimpi.
Bagai mimpi buruk.. mimpi buruk yang sejatinya membangunkanku.

Aku tak bisa berbohong, mimpi-mimpi itu jelas sekali.
Ya, mimpi-mimpi, potongan-potongan mimpi yang seakan membentuk suatu kesatuan dalam papan puzzle: impianku.

Untuk kedua kalinya, aku bermimpi tentang Mélodie d'Amour.
Kalau yang pertama kali dulu, bunga tidurku hanya sepenggal saja, namun cukup jelas.
Amplop itu, amplop pengembalian naskah dari GagasMedia tergeletak di sofa, namun anehnya berwarna merah.

Tadi malam.. amplop itu tak lagi terlihat, namun semuanya tampak jauh, jauh lebih jelas.
Siang itu, entah bagaimana, Angel ada di rumahku.
Saat kita berdua mau masuk lewat garasi, tiba-tiba aku berbalik dan mengecek kotak pos.
Benar, amplop itu ada di sana.

Sedetail itulah, sedetail itu aku mengingat mimpiku semalam.
Selanjutnya, tak begitu jelas lagi, namun aku masih sedikit-banyak mengingat intinya.

Aku dan Angel di kamarku, membicarakan naskah gagalku itu, dan berbicara tentang 'firasat', kalau tidak salah.
Hahaha ya, begitulah.

Satu lagi, hal yang aneh tak terperi, mimpi itu terasa konyol sekali saat..
Aku membuka amplop itu, dan menemukan surat yang biasanya dicetak untuk memberitahu alasan mengapa naskah belum layak diterbitkan... ditulis tangan dalam kertas surat warna-warni.
HAHAHA.

Mimpi yang kedua, mimpi tentang hari ini.
Kali ini bukan mimpi yang buruk.
Mimpi yang.. kuharap akan menjadi kenyataan. :)

Kali ini ada aku dan Abbey.
Memang, begitulah adanya.
Aku tak sengaja memilih Abbey atau Angel untuk dijadikan tokoh mimpi, namun, alam bawah sadarku sendiri yang berbicara.
Wow. -__-"

Kami berdua ada di semacam aula besar, ada banyak orang juga di sana.
Seingatku, mereka semua teman-teman MDC.

Di sana, akan ada pengumuman tentang essay dan cerpen siapa yang akan dimuat di Jawa Pos.
Oke, hal-hal itulah yang sedari kemarin malam terus melintas di otakku.

Singkat kata, dua dari essayku terpilih. :|
What an unyu moment, lalu kalian tahu apa yang terjadi?
Aku... aku, astaga, memeluknya.*

*) I didn't mean to, Bey! -___- salahin mimpiku.

Ada banyak penggalan-penggalan mimpi lagi yang melintas di alam bawah sadarku kemarin.
Beberapa dari antara mereka terekam jelas, beberapa lagi hanya sebatas sayup-sayup semata.
Beberapa dari antara mereka, yeah, membuatku terbangun berkali-kali.

***

Well, itulah, semuanya bisa terjadi dalam mimpi.
Aku juga tak pernah membayangkan mimpi itu akan datang begitu jelas, apalagi sampai aku ulas sepanjang ini di blog.
Tapi, apa daya, memang begitulah adanya.

Anyway, mimpi-mimpi itu salah.
Hari ini aku gagal.
Tapi, aku tahu, bila aku tak pernah melepaskan impianku, suatu hari nanti aku pasti berhasil..

Mimpi, biarlah jadi mimpi semata.
Aku tak akan lantas berhenti mengirimkan essay dan cerpenku ke Jawa Pos, bahkan mengklaim kalau Mélodie d'Amour pasti gagal.

Tidak ada yang menjamin.
Yang sudah terjadi, biarlah waktu yang menjawab.
Yang masih bisa diperbaiki, seperti Jawa Pos itu contohnya, pasti masih ada kesempatan lain.

Jujur, mimpi-mimpi semalam memang sempat membuatku beberapa kali tertegun.
Bagaimana tidak, ia jelas sekali, seakan-akan memang akan menjadi kenyataan.

Tapi aku tahu..
Selama masih ada rongga untuk melayangkan setapak-dua tapak langkah, pasti masih ada jalan.


Dear Bunga-Bunga Tidur,
Makasih ya sudah sudi berkenalan denganku semalam. :p

Rabu, 22 Desember 2010

Mother, I Love You.

HAPPY MOTHERS DAY!



God, thanks for giving me a super mom, who loves me no matter what.
Love you, Mom.
Forever and ever.
Xoxoxo.